“Curhat”
Aku belum pernah ketemu langsung sama kamu, tapi kenapa rasa ini dalam untuk kamu?
Aku seperti ngga perlu mata untuk melihat kamu, hanya perlu hati yg bisa rasain sesuatu yg aku ngga mengerti apa namanya.
Jatuh cinta? Suka? Sayang? Atau apa?
Atau mungkin bagian2 kecil dari jatuh cinta, suka, dan sayang yang datang dan berkumpul?
Aku ngga tahu apa namanya ini.
Tapi yang aku tahu, ini tulus, ngga memaksa untuk terbalas walaupun berharap untuk teranggap. Hmm, ya, rasa ini biar sederhana aja, tanpa perlu dibuat-buat…